
Krisis Eropa yang tak kunjung selesai dikhawatirkan akan mempengaruhi bisnis properti di Indonesia. Pengaruh buruknya adalah permintaan ekspor yang berkurang terhadap Indonesia. Bagi perusahaan-perusahaan yang sangat bergantung pada ekspor ke Eropa, potensi pemutusan hubungan kerja sangat mungkin terjadi.
“Mereka yang tidak memiliki pekerjaan tentu tidak bisa membeli apa-apa, termasuk rumah,” kata Shaun Di Gregorio, CEO iProperty.com, hari ini, Rabu, 8 Februari 2012.
Namun, di tengah kekhawatiran itu, ia melihat masih ada potensi pertumbuhan...